Sulbar Express

Lebih Cerdar Lebih Bijak

Dorong Ekspor Komoditas Pertanian, Karantina Berikan Bimtek Kepada 100 Peternak Milenial

5 Maret 2019 21:33 WITA.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – Provinsi Sulawesi Barat merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam, salah satunya bidang perkebunan dan peternakan.

Untuk bidang perkebunan Sulbar memiliki komoditas unggulan berupa olahan minyak sawit yang selama ini sudah di ekspor ke berbagai negara salah satunya China.

Sedangkan untuk bidang peternakan Sulbar memiliki komoditas unggulan skala kecil berupa sarang burung walet dan kambing, dua komoditas tersebut sejauh ini hanya di lalulintaskan antar area.

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju Drh.Akhmad Alfaraby mengatakan dari data yang tercatat selama 2018 lalulintas kedua komoditas tersebut sangat tinggi.

“Oleh karena itu, untuk mendorong agar komoditas ini dapat langsung di ekspor ke negara Asia,  melihat potensi yang di miliki Sulbar makanya kita laksanakan Bimbingan Teknis Agro Gemilang,” kata Drh.Akhmad, Selasa 5 Maret.

Ia menambahkan Bimtek diepruntukan kepada para peternak yang ada di Sulbar.

“Ini bertujuan agar peternak bisa mengambil peluang ekspor yang bukan hanya komoditas sawit dari komoditas lainnya juga,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga diberikan materi dimana sebagai pemateri diantaranya drh Akhmad Alfaraby sebagai Kepala Karantina Mamuju dan Raden Fauza sebagai pelaksana tugas Kepala pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati dan Nabati.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati dan Nabati Raden Fauzar mengungkapkan pihaknya akan melakukan pendampingan buat para pelaku agri bisnis fi Sulbar.

“Tujuannya agar bisa memasuki pasar elspor dengan pendekatan kekhasan produk unggulan tiap wilayah, termasuk di Provinsi Sulbar,” ungkap Fauzar.

Fauzar juga menyampaikan bimbingan teknis Agro Gemilang yang merupakan singkatan dari Ayo Galakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa adalah untuk mendorong dan mempersiapkan paramilenial bangsa untuk memasuki pasar ekspor dunia dan siap menghadapi era revolusi industri 4.0.

“Kami berharap dengan gerakan Agro Gemilang mampu memberikan kontribusi pada peningkatan capaian ekspor komoditas pertanian di Provinsi Sulawesi Barat pada akhir Tahun 2019,” tandasnya.(hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *