Sulbar Express

Lebih Cerdar Lebih Bijak

Pemda Diminta Tertibkans Pedagang Liar, Diskoprindag: Sementara Kami Tindaklanjuti

13 Februari 2019 17:59 WITA.
TIDAK TERTIB. Beberapa pedagang berjualan ikan dan sembako di pinggiran jalan Andi Depu, Kota Pasangkayu, Senin 12 Februari 2019.

PASANGKAYU, SULBAREXPRESS.COM – Warga meminta kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM segera menertibkan kembali pedagang ikan dan sembako yang berjualan di luar menempati beberapa pinggiran jalan kota Pasangkayu.

“Beberapa pedagang ini, pedagang ikan khususnya sudah meninggalkan tempat penjualan mereka yang sudah disediakan di Pasar Smat Pasangkayu. Kami sebagai warga Pasangkayu juga tidak tahu apa alasan mereka sehingga para pedagang ini berjualan di luar, di beberapa pingggiran jalan dalam kota Pasangkayu. Meski demikian, ini wewenang pemerintah untuk kembali menertibkan,” kata salah satu warga Pasangkayu Juhenis, Senin 12 Februari.

Menurutnya, apapun alasan para pedagang ikan dan sembako harus diketahui pihak pemerintah dan segera mencarikan solusi untuk segera kembali ditertibkan berjualan di pasar. Jika dibiarkan, ini bisa saja menimbulkan pencemaran lingkungan warga sekitar, dengan sampah dan ampas jualan mereka.

“Lihat saja, jika ini dibiarkan para pedagang lama-lama berjualan di setiap jalan dalam kota, selain bisa berdampak pencemaran lingkungan juga nantinya bisa tambah susah ditertibkan oleh pemerintah,” singkat Juhenis.

Dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UKM Pasangkayu, Haerung Basith menjelaskan pihaknya sementara menindaklanjuti.
“Kemarin sudah saya koordinasi lansung ke Bagian Asisten II kerena bupati tidak di tempat, untuk segera dirapatkan bersama stakeholder terkait,” kata Haerung.

Untuk masalah ini, sambung Haerung, semua stakeholder yang terkait punya andil untuk mencarikan solusi. Selain Disperindagkop, juga ada pihak kecamatan, kelurahan, kapala lingkungan, Bagian Satpol PP sebagai penindakan Perda dan Dishub sebagai teknis jalan raya.

“Yang jelasnya, kami juga sudah monitor kemarin dan melihat lansung bagaimana situasi yang sebenarnya. Insyaallah itu sementara sudah kami tindaklanjuti, kami berharap ini bisa secepatnya kita rapatkan bersama,” tandas Haerung. (ndi/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *