Sulbar Express

Lebih Cerdar Lebih Bijak

Sosialisasi, Advokasi, dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra Kerja, Membangun Kampung KB dalam Bingkai Lalla Tassisara

28 Januari 2019 22:48 WITA.
foto: Humas BKBN Sulbar
SAMBUTAN. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd menyampaikan sambutan saat pelaksanaan Sosialisasi, Advokasi, dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra Kerja di Kampung KB Desa Sinabatta, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah 28 Januari 2019.

Advokasi serta KIE Program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) merupakan salah satu strategi yang efektif.
——–

Karena selain untuk menyasar langsung kepada khalayak masyarakat, juga merupakan proses atau upaya dalam menggalang dukungan dari pemangku kepentingan dan penentu kebijakan dari semua sektor semua tingkatan wilayah, terutama di kabupaten.
Idealnya, memang pengelolaan sosialisasi program KKBPK dilaksanakan secara bersama-sama antar sektor, mengingat isu program KKBPK yang bersifat multidimensional.

Sosialisasi Program KKBPK dilaksanakan dengan pendekatan kewilayahan didasari bahwa karakteristik sasaran dan program pada setiap wilayah tidak sama atau bersifat segmented. Sehingga memerlukan strategi, pendekatan dan taktik intervensi sosialisasi, advokasi dan KIE yang berbeda, baik isi pesan maupun media yang digunakan.

Oleh karena itu, dilaksanakan Sosialisasi, Advokasi, dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra Kerja di Kampung KB Desa Sinabatta, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah 28 Januari 2019, dihadiri oleh Bupati Mateng, Ketua DPRD Kabupaten Mateng, para mitra kerja terkait, serta warga Desa Sinabatta sekitar 300 orang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen pemangku kepentingan dan penentu kebijakan serta pengetahuan, sikap dan perilaku Pasangan Usia Subur (PUS), Wanita Usia Subur (WUS), remaja dan keluarga tentang Program KKBPK melalui integrasi education dan local entertainment potensi kearifan lokal yang melibatkan para pemangku kepentingan dan penentu kebijakan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd mengharapkan agar melalui kegiatan ini, program KKBPK dapat lebih dikenali, dipahami dan diterima oleh masyarakat serta mampu meningkatkan komitmen/dukungan pemangku kepentingan dan penentu kebijakan di semua tingkatan wilayah, khususnya di Kabupaten Mamuju Tengah.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mamuju Tengah, H. Aras Tammauni, SE mengajak semua elemen masyarakat untuk membangun Kampung KB melalui program KKBPK dan program pembangunan lainnya dalam bingkai Lalla Tassi’sara. Sebab, program KB harus menjadi milik semua warga, baik di kota maupun di desa.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *