Sulbar Express

Lebih Cerdar Lebih Bijak

Pemilihan Ketua OSIS SMKN 1 Mamasa, Digelar Layaknya Pemilu

20 Januari 2019 17:02 WITA.
foto: SAMUEL
Seorang siswi memasukkan surat suara di dalam kotak suara pemilihan ketua OSIS SMKN 1 Mamasa, Jumat 18 Januari 2019.

MAMASA, SULBAR EXPRESS – Sebagai bagian dari pada proses pembelajaran demokrasi terhadap siswa dan siswi, SMK Negeri 1 Mamasa bekerjasama KPU Mamasa menyelenggarakan pemilihan ketua OSIS layaknya pemilu.

Pemilihan ketua OSIS SMKN 1 Mamasa diikuti sebanyak lebih dari 700 siswa. Tahapannya dilakukan secara demokratis, mulai dari pemilihan pasangan calon hingga pada proses pemungutan dan penghitungan suara.

Komisioner KPU Mamasa, Devisi Teknis Marten Buntupasau menjelaskan, mitra kerjasama yang dilakukan antara KPU Mamasa dan SMKN 1 Mamasa adalah bagian dari upaya memberikan proses belajar berdemokrasi yang baik.

Kata dia proses ini dilakukan dalam beberapa tahapan, mulai dari proses pencalonan, kampanye pasangan calon, penetapan pasangan calon, dan proses pemungutan suara.

Hal ini juga dilakukan bertujuan untuk menyosialisasikan proses pemilu yang akan diselenggarakan pada 17 April mendatang. Khususnya bagi siswa yang masuk dalam kategori pemilih pemula.

“Yang kami fasilitasi itu, hanya proses pengenalan dan proses pemberian suara yang diupayakan sama dengan yang ada di TPS. Sementara penyelenggaranya adalah dari siswa SMKN 1 Mamasa,” jelas Marten, Jumat 18 Januari.

Proses pemungutan suara yang dilakukan siswa dan siswi SMKN 1 Mamasa dilakukan dalam tiga tempat pemungutan suara (TPS). Masing-masing kelas 1, 2 dan kelas 3. Proses pemilihan ketua OSIS ini berjalan dengan hikmat layaknya proses pemilihan umum.

Kepala SMKN 1 Mamasa, Dominggus Ma’dika menjelaskan, proses pemilihan ketua OSIS yang dilakukan sebagai bagian pelatihan bagi siswa untuk melakukan proses pemilihan sesuai nilai demokrasi. Sehingga melahirkan ketua OSIS yang dikehendaki oleh seluruh siswa.

“Pemilihan ini menghadirkan komisioner KPU, untuk minimal memberikan pembelajaran kepada siswa bagaimana melakukan sebuah proses pemilihan secara demokratis,” jelasnya.

Dominggus menyebutkan, siswa yang ikut memberikan hak pilihnya dalam proses pemilihan ketua OSIS ini mulai dari kelas IX sampai kelas XII, sebanyak 796 siswa. Yang masuk dalam kategori pemilih pemula sebanyak kurang lebih 30 persen.

“Hampir semua kelas XII menjadi pemilih pemula,” sebutnya.

Diharapkan setelah proses pemilihan ketua osis yang dilakukan secara demokratis ini, adalah terpilihnya pengurus OSIS yang baik dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik serta mampu mambawa nama baik SMKN 1 Mamasa, baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah.

“Kita berharap, kelas XII maupun XI yang sudah berumur 17 tahun yang bisa memilih, agar ini bisa menjadi proses pembelajaran yang baik bagi mereka untuk bagaimana melakukan pemilihan yang akan dilakukan pada pemilu,” harapnya. (sam/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *