Sulbar Express

Lebih Cerdar Lebih Bijak

Hadiri Musda IV LDII Pasangkayu, Bupati: Kami Butuh Pemikiran Positif

20 Januari 2019 16:56 WITA.
foto: Andi Safrin
BUKA ACARA. Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa saat membuka acara Musda IV LDII Pasangkayu di aula Hotel Devonder, Kamis 17 Januari 2019.

 

SULBAR EXPRESS.COM, PASANGKAYU – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pasangkayu menggelar Musda IV. Kegiatan ini dihadiri Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa.

Musda yang mengangkat tema ‘Melalui Musda IV LDII Kita Tingkatkan Kualitas SDM dan Profesional Religius Menuju Kabupaten Pasangkayu yang Sejahtera, Maju dan Bermartabat’ juga dihadiri Wakil Bupati Pasangkayu HM Saal, digelar di aula Hotel Devonder Pasangkayu, Kamis 17 Januari.

Dalam sambutanya Agus Ambo Djiwa mengatakan, sebagai lembaga berbasis Islam, LDII dapat memberikan contoh yang baik tentang ajaran Islam yang damai dan toleran. Selain itu juga harus mampu menangkal paham-paham radikal yang bisa memecah belah persatuan.

Menurut Agus, LDII merupakan bagian dari pilar pembangunan di negara ini, sehingga kehadirannya diharapkan mampu mendorong pembangunan dan mampu menjalin kerjasama dengan pemerintah sehingga negara Indonesia bisa menjadi kokoh. Sebab NKRI merupakan harga mati.

Atas nama pemerintah daerah, Musda IV LDII Pasangkayu diharapkan dapat memilih pemimpin yang bisa membangun kerjasama dengan pemerintah dan lembaga lainnya sehingga pemikiran bisa sejalan

“Pemda membutuhkan pemikiran-pemikiran yang sejalan membantu Pemda dalam menata pembangunan menuju masyarakat sejahtera,” pinta Agus.

Sementara itu Ketua DPW LDII Sulbar Riyanto mengapresiasi kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu dalam Musda ini.

Selain memilih kepengurusan yang baru, Musda ini juga sebagai ajang untuk merumuskan isu dan sasaran strategis DPD LDII Pasangkayu untuk lima tahun kedepan.

“Sebagai lembaga dakwah, LDII sejak berdiri terus berupaya dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Di Pasangkayu sendiri LDII telah melakukan berbagai kegiatan sebagai bentuk sumbangsih nyata terhadap pembangunan seperti mengirim atlet silat pada Porprov serta menjalin komunikasi lintas ormas dan pemerintah,” tandas Rianto. (ndi/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *