Sulbar Express

Lebih Cerdar Lebih Bijak

Polemik Lahan Ternak di Polman, Harus Segera Dicarikan Jalan Keluar

28 November 2018 17:17 WITA.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS.COM – Permasalahan lahan ternak sapi di Polman masih terus dimediasi oleh Pemprov Sulbar.

Melalui Dinas Pertanian pihaknya kembali melakukan pertemuan dengan masyarakat setempat pada hari Sabtu 25 November untuk mencarikan solusi.

Kepala Dinas Pertanian Sulbar Tanawali mengatakan proses mediasi masih terus berjalan agar tidak merugikan masyarakat.

“Sampai saat ini kita masih mencari solusi yang terbaik, apapun keluhan masyarakat kita akan selesaikan dengan baik,” kata Tanawali, Selasa 27 November saat melakukan pertemuan dengan Komisi II DPRD Sulbar.

Ia menambahkan pemerintah sebagai pelayan masyarakat akan terus berupaya agar semua terpenuhi dengan baik tampa ada yang dirugikan.

“Tiga komponen ini harus satu, makanya baik DPRD maupun masyarakat akan terus kita bangun kerjasama dengan baik,” tambahnya.

Tanawali juga menyampaikan dalam waktu dekat akan diselesaikan mengingat bantuan pemerintah pusat segera turun.

“Jadi yang disampaikan semua pihak kita terima positif, karena bantuan ini hanya dua provinsi dapat yaitu Sulbar dan NTB. Jadi ini untuk masyarakat juga,” ungkap Tanawali.

Anggota Komisi II DPRD Sulbar Sukri Umar mengungkapkan dengan menggelontorkan anggaran lahan ternak tentunya akan menjadi aset pemerintah, sehingga perlu diselesaikan dengan baik.

“Masyarakat di sana juga punya kekuatan hukum bahwa itu tanah milik mereka mulai dari sertifikat sampai sporadi dan disisi lain pemerintah juga menganggap bahwa lahan itu masuk kawasan reproduksi,” ujar Sukri.

Sementara itu, lanjut Sukri, pihaknya sangat menyesalkan atas apa yang terjadi di Polman, dimana tidak adanya komunikasi baik yang dilakukan pemprov dengan masyarakat setempat.

“Harusnya dipikirkan matang-matang karena bernilai ekonomis untuk Sulbar kedepan. Jadi kita akan mengawal permasalahan ini sampai selesai dengan baik,” tandasnya.(hab/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *